"Petugas janji katanya habis salat Jumat kita akan dibebaskan. Kita tagih janjinya," kata koordinator demonstran, Presiden BEM Universitas Pasundan, Adi, dalam pesan singkat kepada wartawan, Jumat (16/3/2012).
Langkah ini didukung anggota Komisi III DPR dari Gerindra, Martin Hutabarat. Menurut Martin, para mahasiswa cukup diminta membuat surat pernyataan saja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lagipula MPR yang memasang foto tersebut di tiang ruangan itu tidak mengajukan pengaduan. Sebagai Ketua fraksi MPR dari Gerindra, saya akan minta staf MPR untuk secepatnya memperbaiki gambar tersebut," lanjut Martin.
Martin berharap ke depan tak ada aksi serupa terjadi lagi.
"Perbuatan keenam mahasiswa itu yang menurunkan foto presiden SBY yang dipasang di tiang ruangan terbuka gedung DPR jelas terlalu emosional dan tidak perlu. Tidak tepat mahasiswa sebagai intelektual muda yang sudah mengenyam pendidikan tinggi berbuat seperti itu, meskipun tidak puas atas rencana pemerintah yang hendak menaikkan harga BBM," harapnya.
(rmd/rmd)











































