Singapura: Kelompok JI Sedang Rencanakan Serangan Baru
Kamis, 05 Agu 2004 15:44 WIB
Jakarta -
Ada indikasi bahwa kelompok radikal Jemaah Islamiyah (JI) sedang merencanakan serangan baru. Setidaknya demikian menurut penuturan Menteri Dalam Negeri Singapura, Wong Kan Seng.Statemen ini disampaikan menyusul peringatan dari menteri-menteri lain di negeri Singa itu, bahwa meskipun telah dilakukan operasi antiteror di seluruh wilayah, kelompok JI masih belum hancur.JI disebut-sebut terkait jaringan al Qaeda pimpinan Osama bin Laden. Kelompok tersebut dituding berniat mendirikan negara Pan Islam di seluruh Asia Tenggara."Meskipun beberapa pemimpin JI telah ditangkap, pemimpin-pemimpin yang lebih muda telah bangkit menggantikan tempat mereka dan sel-sel tidur mungkin telah siap untuk aktivasi," tukas Menteri Wong seperti dilansir Sydney Morning Herald, Kamis (5/8/2004).Dikatakan Wong, sejumlah perencana kunci JI -- warga Malaysia Azahari Husin, Noordin Mohamed Top, Dulmatin, dan warga Indonesia Zulkarnaen -- masih berkeliaran bebas dan dikabarkan tengah merencanakan serangan berikutnya. Namun menteri Singapura itu tidak menjelaskan lebih jauh.Tiga orang yang disebut pertama merupakan pakar bahan peledak dan masing-masing dituduh berperan penting dalam persiapan dan pelaksanaan serangan bom Bali, Oktober 2002 lalu. Sementara Zulkarnaen dikabarkan telah ditunjuk sebagai kepala operasi JI, menggantikan Hambali yang ditangkap tahun lalu.JI dituding terlibat dalam pengeboman di Kuta, Bali yang menewaskan 202 orang serta bom bunuh diri di hotel JW Marriott, Jakarta yang menewaskan 12 orang.Sejak tragedi 11 September 2001 di AS, Singapura -- sekutu dekat Washington dalam perang melawan teror -- telah menangkap lebih dari 30 tersangka JI. Mereka dituduh terlibat dalam plot pengeboman kedutaan AS, pangkalan Angkatan Laut AS serta target-target Barat lainnya di negeri Asia Tenggara itu.
(ita/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































