"Kondisi Dwi sekarang kritis dengan luka di kepala, wajah dan tangan. Saya belum melihat langsung, tetapi menurut informasi rumah sakit, dia terluka. Itu saja," kata Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Djihartono, saat dihubungi wartawan, Kamis (15/3/2012).
Menurut dia, kondisi rekan Dwi masih diidentifikasi. Demikian pula dengan luka-lukanya. Para korban dirawat di RS dr Karyadi, Semarang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menurut keterangan saksi, ada saksi melihat 1 paralon di got, dekat pembuangan sampah. Kebetulan, dia tinggal di situ. Dia melihat kok ada kabelnya. Kemudian, diserahkan ke orang yang bernama Dwi, buruh bangunan masjid yang dekat dengan TKP," papar Jihartono.
"Lalu, Dwi mengambil paralon dan diutak atik bersama 1 temannya, kemudian meledak," lanjut dia.
(aan/mad)











































