"Kami merawat dua korban yang mengalami luka-luka di tangan," ujar Kabag Humas RS dr Kariadi Semarang, dr Darwito, saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (15/3/2012).
Kedua orang tersebut adalah:
1. Dwi Priyanto (31), warga Sapta Marga 3, Jangli, Semarang.
2. Ngatmin (40) warga Sekip Jangli Tembalang, Semarang.
"Kondisi keduanya baik, hanya luka-luka di tangan akibat ledakan multiple. Keduanya sadar," lanjut dr Darwito.
Diketahui bom meledak pada pukul 10.30 WIB. Sebuah dentuman keras mengagetkan warga. Warga mengira suara tersebut adalah ban truk yang berada di proyek perumahan di dekat lokasi. Namun setelah berjarak sekitar satu jam beberapa pekerja proyek perumahan melihat tiga orang tergeletak bersimbah darah di lokasi ledakan.
Ketiga korban tersebut adalah Dwi, Ngatmin, dan Santo yang merupakan pekerja bangunan dari pembangunan gedung milik Pondok Pesantren Yayasan Baitusyakur.
(/)











































