Menangkan Pilkada DKI, Kandidat Harus Menangkan Emosi Pemilih

Menangkan Pilkada DKI, Kandidat Harus Menangkan Emosi Pemilih

Ramdhan Muhaimin - detikNews
Kamis, 15 Mar 2012 14:35 WIB
Menangkan Pilkada DKI, Kandidat Harus Menangkan Emosi Pemilih
Jakarta - Sejumlah pasangan cagub-cawagub akan bertarung dalam perhelatan demokrasi lima tahunan di DKI Jakarta yang akan digelar empat bulan mendatang. Pemenang dalam kontestasi politik ini adalah mereka yang berhasil memenangkan emosi pemilih. Berhasil tidaknya memenangkan emosi pemilih, dapat dilihat dari desain kampanye yang dibuat kandidat.

"Emosi pemilih dipengaruhi oleh karakter dan kharisma personal dari kandidat. Kandidat tentu harus tampil memukau di hadapan publik melalui tutur kata yang baik dan sikap yang hangat dan bersahabat," ujar Pengamat politik dari Charta Politika Indonesia, Arya Fernandes, saat berbincang dengan detikcom, Kamis (15/3/2012).

Arya mengatakan selain level emosi, desain kampanye yang dilakukan kandidat juga harus berhasil mempengaruhi pemilih level rasio pemilih. Pada level rasio ini, lanjut dia, dipengaruhi oleh pesan dan isu kampanye dari kandidat. Kandidat yang berhasil menyerap dan mengaspirasikan isu-isu yang sesuai dengan kebutuhan publik, maka akan diperhitungkan oleh pemilih.
Β 
Arya menjelaskan pertarungan kandidat untuk merebut pilihan publik sangat dipengaruhi oleh kekuatan image dan jejaring politik kandidat. Kandidat yang dipersepsikan sebagai figur yang kuat dan mampu mengatasi persoalan pelik di Jakarta seperti penyediaan transportasi dan pelayanan publik yang memadai, serta mengatasi banjir atau macet di Jakarta akan dapat mempengaruhi pilihan publik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Oleh karena itu saya kira menjadi penting bagi kandidat untuk menyiapkan tim kampanye profesional yang bertanggung jawab untuk mengelola isu dan membentuk citra dari kandidat. Kandidat tidak punya waktu banyak untuk memikirkan hal itu kecuali menyerahkannya ke sebuah tim yang sudah profesional dan berpengalaman," pungkas Arya.

Pemungutan suara pilkada DKI Jakarta akan digelar 11 Juli 2012 mendatang. Baru satu pasang cagub-cawagub DKI Jakarta yang dideklarasikan, yaitu pasangan Alex Noerdin-Nono Sampono yang diusung koalisi Partai Golkar, PPP, dan PDS. Sedangkan incumbent Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo masih diperebutkan antara PKS dan koalisi Partai Demokrat-PDIP.

Sementara pasangan independen Hendardji Supandji-Ahmad Riza Patria dan pasangan Faisal Basri-Biem Benyamin masih harus mengikuti verifikasi persyaratan yang ditetapkan KPU Provinsi DKI Jakarta sebelum diputuskan menjadi peserta resmi pilkada DKI Jakarta.

(rmd/)


Berita Terkait