3 Menteri Jelaskan Kenaikan BBM ke Rektor Se-Indonesia

3 Menteri Jelaskan Kenaikan BBM ke Rektor Se-Indonesia

Dhuran Dhara HDB - detikNews
Kamis, 15 Mar 2012 10:43 WIB
3 Menteri Jelaskan Kenaikan BBM ke Rektor Se-Indonesia
Jakarta - Beberapa mahasiswa di seluruh Indonesia sudah banyak yang turun ke jalan menolak rencana kenaikan BBM dalam waktu dekat ini. Nah, 3 menteri pun turun tangan menjelaskan kenaikan BBM melalui rektor-rektor.

3 Menteri tersebut yakni Mendikbud M Nuh, Menko Polhukam Djoko Suyanto, dan Menteri Perekonomian Hatta Rajasa. Dirjen Dikti Djoko Santoso turut mendampingi ketiga menteri tersebut. Mereka menjelaskan soal rencana kenaikan BBM kepada rektor agar nantinya rektor menjelaskan kembali pada mahasiswa.

Pertemuan berlangsung di Kantor Kemendikbud, Jl Sudirman, Jakarta, Kamis (15/3/2012). Dalam pertemuan itu hadir antara lain Rektor ITB Akhmaloka dan Rektor Universitas Mulawarman Samarinda Ibian Nurwahyudin,

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pertemuan berlangsung terbuka. 3 Menteri itu duduk di atas panggung menjelaskan tentang kenaikan harga BBM.

"Kita tidak mungkin menaikkan BBM tanpa ada program sosial seperti subsidi raskin, BLT, subsidi beasiswa siswa miskin dan subsidi angkutan umum," ujar Menko Perekonomian Hatta Rajasa.

Menko Polhukam Djoko Suyanto berharap mahasiswa mengawasi Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang diberikan pemerintah untuk masyarakat miskin selama 9 bulan senilai Rp 150 ribu per bulan.

"Kita harap memberikan rasionalitas pada adik-adik itu, mengharapkan mereka mengawasi bantuan tadi. Supaya msyarakat miskin tidak jauh menderita karena penyalahgunaan itu," kata Djoko.

Mendikbud M Nuh menyatakan demo tetap dibolehkan, namun diharapkan tidak mengganggu.

"BBM naik pasti ribut. Orang-orang pasti tidak suka kalau kenikmatan dikurangi. Demo pasti tetap ada diharapkan tidak mengganggu. Penolakan melalui dialektika keilmuan dan harusnya ada diskursus intelektual," ucap M Nuh.

(nwy/)


Berita Terkait