"Ya nangis-nangis terus. Kasihan," kata Kasat Reskrim Polres Kabupaten Bogor AKP Imron Ermawan saat ditemui di ruangannya, Bogor, Jawa Barat, Rabu (14/3/2012).
Menurut Imron, kemungkinan siswi kelas 2 SMP ini trauma atas pemerkosaan tersebut. "Ya traumalah," ungkapnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kan diajak jalan-jalan terus sampai di situ, diajak tidur. Korban nggak mau melawan. Tapi diancam," ujarnya.
Korban diperkosa R (21) dan P (35) di penginapan di Puncak bertarif Rp 40 ribu per 6 jam. penginapan tersebut disewa pelaku dari 24 Februari pukul 24.00 WIB hingga 25 Februari 06.00 WIB. Pemilik penginapan yang terkesan seperti rumah tua itu, Syamsudin, tak tahu menahu mengenai pemerkosaan tersebut.
Seperti diketahui, korban awalnya hendak pulang sekolah. Tiba-tiba lewat angkot 03 jurusan Ciapus-Ramayana. Korban yang mengenal salah satu sopir langsung naik ke angkot tersebut.
Namun bukannya diantar sampai ke rumah, korban malah dibawa ke Puncak. Di tengah jalan, korban sempat diancam. Korban lantas dibawa ke sebuah hotel dan diperkosa.
(gus/nwk)











































