Anggota Komisi IX DPR Herlini Amran mengapresiasi terbentuknya Satgas Antipornografi. Dia berharap kerja Satgas bisa maksimal dan ikut membantu mencegah pornografi di kalangan remaja yang memicu seks bebas.
"Walaupun terlambat, saya harap Satgas bisa jadi motor penggerak untuk menurunkan angka pergaulan bebas pada remaja sebagai dampak dari pornografi," ujar Herlini Amran dalam siaran pers yang diterima detikcom Rabu (14/3/2012).
Lebih lanjut, legislator asal daerah pemilihan Kepuluan Riau ini meminta Presiden SBY serius memantau kinerja gugus tugas pencegahan dan penanganan pornografi ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Politisi PKS ini juga menyarankan agar Satgas bersinergi dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) di lapangan. Tujuannya, memaksimalkan persiapan remaja pranikah dan memasifkan pendidikan kesehatan reproduksi untuk remaja.
"Permasalahan moral remaja bangsa ini sudah akut," imbuhnya.
Herlini tidak asal bicara. Dia bersandarkan pada data Komisi Nasional Perlindungan Anak pada 2008. Dari 4.276 responden siswa SMP dan SMA di 17 kota besar, disebutkan 97% responden pernah menonton film porno, 93,7% pernah berciuman, meraba alat kelamin atau melakukan seks oral. Sebanyak 62.7% persen remaja mengaku sudah tidak perawan dan 21.2% pernah aborsi.
(ndr/ndr)











































