"Presiden sampaikan amanat, agar ICMI memberi pencerahan kepada bangsa, jelang pemilu 2014," kata Wakil Ketua Dewan Penasehat ICMI Pusat, Nahat Fatah Natsir, usai pertemuan dengan Presiden SBY di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (14/3/2012).
Setidaknya ada tiga hal di dalam praktek berpolitik selama ini yang dinilai menyebarkan 'penyakit' kepada masyarakat. Yaitu politik uang, politik kekerasan yang terjadi di banyak pemilu kada dan politik yang tidak mencerdaskan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menjawab pertanyaan mengenai kriteria presiden RI masa depan, Ketua Dewan Pakar ICMI Pusat, Irman Gusman, menyatakan ICMI belum ada sikap. Namun yang pasti faktor keimanan kepada Tuhan YME menjadi penting selain kapasitas dan kapabilitas personal capres yang bersangkutan dalam menjawab persoalan bangsa.
"Prinsipnya Indonesia itu besar, berikan ruang kepada calon para pimpinan bangsa. Media massa juga harus objektif, tidak satu capres saja. Sehingga masyarakat kenal visi misinya. Tidak melihat latar belakang kader partainya atau bukan," papar Irman.
Maksud kunjungan pengurus ICMI kepada Presiden SBY adalah untuk menyampaikan rekomendasi hasil Silatnas di Kendari dan Muktamar di Bogor. Di dalam kesempatan siang ini, pengurus ICMI undang Presiden SBY hadir dalam acara Ikatan Saudagar Muslim Indonesia.
(lh/mad)











































