Ibu Eka Indah Jayanti, Wagirah, tampak shock. Ia tak ikut prosesi pemakaman anaknya. Saat jenazah diberangkatkan, perempuan berprofesi sebagai PNS itu pingsan.
Jenazah diberangkatkan dari rumah duka, RT 01/ RW I, Kelurahan Tuko, Kecamatan Pulokulon, Grobogan, sekitar pukul 11.00 WIB, Rabu (14/3/2012). Sebelumnya, jenazah Eka disalatkan baik oleh tetangga maupun kolega orang tua Eka.
Sesaat sebelum keranda diberangkatkan menuju TPU setempat, Wagirah tak kuasa menahan haru. Ia pingsan. Sejumlah kerabat menggotongnya ke dalam rumah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, jenazah Eka ditemukan di dalam tabung besi berdiameter 43 cm dan tinggi 173 cm di rumah Emil Budi Santoso, Jalan Kapas Krampung 210 Surabaya, Selasa (13/3/2012). Berdasarkan pengakuan Emil, pembunuhan dilakukan Sabtu (11/2/2012) lalu karena cemburu. Polisi telah menahan Emil dan keluarganya untuk mengungkap kasus ini lebih lanjut.
(trw/)











































