Peristiwa tersebut terjadi saat Imron (46 tahun), pemilik toko kelontong di Dukuh Krompakan, Ketitang, Nogosari, Boyolali, sedang mengecek sebuah tabung gas elpiji ukuran 3 kg dagangannya, Rabu (14/3/2012). Tabung tersebut baru saja dikembalikan pembeli, karena tidak bisa berfungsi dengan baik.
Imron melakukan pengecekan tabung sembari merokok. Saat Imron mencoba menekan ujung tabung gas, tiba-tiba gas keluar dari tabung dan menyambar api rokok. Ledakan terjadi. Kobaran api kemudian menyambar botol-botol bensin eceran yang juga merupakan dagangan Imron. Kebakaran semakin membesar.
Tidak hanya bangunan toko dan dagangan yang dilalap api, Imron dan istrinya, Erna Dwi (40) yang saat itu terjebak di dalam toko ikut terbakar. Dalam kondisi terbakar itulah keduanya berlari keluar toko menerobos kobaran api. Warga sekitar langsung membantu memadamkan api yang membakar tubuh korban.
Pasangan suami istri itu mengalami luka bakar cukup serius di bagian tubuh dan wajahnya. Selanjutnya keduanya dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Solo untuk mendapatkan perawatan medis. Sedangkan bangunan toko dan seluruh isi dagangannya habis dilumat kobaran api.
(mbr/trw)











































