Hasyim: Tak Ada Bredel, Pers Harus Bernilai Edukasi Sosial

Hasyim: Tak Ada Bredel, Pers Harus Bernilai Edukasi Sosial

- detikNews
Kamis, 05 Agu 2004 12:19 WIB
Jakarta - Cawapres Hasyim Muzadi menjanjikan tidak akan ada pembredelan pers. Namun pers harus bernilai edukasi sosial, selain menganut tranparansi informasi."Jadi tidak ada pembredelan pers. Yang lebih sering terjadi justru presiden dibredel pers. Buktinya, kalau ngomong sering dipotong presenter, dan presenter juga sering dipotong iklan," seloroh Hasyim.Hal itu disampaikan Hasyim dalam acara dialog ulang tahun Aliansi Jurnalis Independen (AJI) bertema "Kebebasan pers untuk masyarakat" di Hotel Nikko Jakarta Pusat, Kamis (5/8/2004)."Tapi presiden pun kalau dirugikan pers, kan tidak bisa mengambil tindakan langsung, tapi menggunakan hak sebagai warga negara dengan mengajukan ke Pengadilan Negeri," ujarnya.Sebab untuk ke depan, lanjut dia, mayarakat, pers dan pemerintah sudah ada aturan main, sehingga tidak melebihi UU. Kalau ada intimidasi pada pers, maka diselesaikan dengan UU yang ada.Hasyim berpesan agar pers jangan hanya menulis yang kontradiksi, tapi juga yang konsensus. Dia pun menjanjikan jika terpilih, Mega-Hasyim tidak ada niat untuk membredel pers."Kebebasan pers saat ini cukup baik untuk kita dan masyarakat. Saya selalu berharap konflik yang terjadi antara pers dan masyarakat penyelesaiannya harus menggunakan UU pers yang berlaku lex specialist," katanya."Ini bukan khayalan, karena ini sudah jadi yurisprudensi di Pengadilan Negeri Bandung, dan saya selalu berkomitmen untuk melaksanakan itu. Tinggal bagaimana kebebasan mengalir tidak hanya transparansi informasi, tapi juga hingga edukasi sosial. Ini harus seimbang disampaikan ke masyarakat," demikian Hasyim. (sss/)


Berita Terkait