PDIP terus berkomunikasi dengan Fauzi Bowo (Foke) agar bersedia maju dari partai berlambang banteng moncong putih itu dalam Pilkada DKI. Jika tidak mengusung Foke, PDIP masih punya opsi lainnya.
"Kita tetap pada posisi dua opsi. Kalau kita dukung Foke ya wajar kami minta posisi, 11 kursi untuk wakil (gubernur)," ujar Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (14/3/2012).
Menurut Tjahjo, jika Foke menolak pinangan, PDIP memiliki opsi lain yakni berkoalisi dengan Gerindra dan partai lainnya. "Soal wakil kita bisa lihat nanti apakah dengan Gerindra, Hanura atau yang lain," kata Tjahjo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tjahjo sadar partainya punya kelemahan yakni harus berkoalisi dengan satu atau
dua parpol untuk maju di pilkada DKI. Namun partainya tetap menggunakan feeling agar bisa ikut serta dalam acara yang dihelat 11 Juli mendatang.
"Ini bukan soal berat atau tidak. Tapi soal feeling dan pilihan politik. Feelingnya tunggu moment yang tepat untuk diumumkan," ucap Tjahjo.
(nwy/vit)











































