792 Praja STPDN Dikukuhkan
Hari Sabarno: 2004 Tahun Wanita
Kamis, 05 Agu 2004 10:48 WIB
Jakarta - Tahun apakah ini? Berdasar penanggalan Cina, ini tahun monyet. Tapi bagi Mendagri Hari Sabarno, ini adalah tahun wanita. Hal itu dikatakannya di depan Presiden Megawati.Momennya adalah pengukuhan 792 praja Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) angkatan XII di Lapangan Parade Kampus STPDN, Jl.Raya Jatinangor, Kab.Sumedang, Jawa Barat, Kamis (5/8/2004).Pengukuhan dilakukan langsung oleh Presiden Mega yang mengenakan pakaian putih senada dengan para praja yang berbaris rapi di bawah terik matahari. Bertindak selaku komandan upacara adalah Bupati Minahasa, RM Luntungan.Kegiatan itu dihadiri pula oleh Panglima TNI E.Sutarto, Menperindag Rini MS Soewandi, Kapolda Jabar Irjen Edi Darnadi, Gubernur Jabar Dani Setiawan, Ketua DPRD Jabar dan hampir semua bupati se-Indonesia."Tahun ini adalah tahun wanita," begitu Hari saat memberikan pidato sambutannya sambil tersenyum lebar. Entah apakah ada kaitannya dengan Mega, yang jelas, dia menunjuk lulusan terbaik praja STPDN tahun ini diraih oleh wanita bernama Iis Sandrayanti, utusan daerah Jawa Barat."Lulusan terbaik sejak Ibu Mega menghadiri upacara pengukuhan waktu dulu masih menjabat sebagai wakil presiden mewakili presiden, prestasi terbaik di STPDN selalu diraih oleh wanita. Waktu itu, dari 10 yang terbaik, 9 wanita dan 1 pria," papar Hari yang berpidato tanpa teks."Sekarang dari 10 praja terbaik, terdiri dari 5 praja wanita dan 5 praja pria. Ini membuktikan Ibu sudah ada kesetaraan gender," begitu pidato Hari.
(nrl/)











































