Penyidik KPK 'Unjuk Rasa', Abraham Samad Disarankan Instrospeksi

Penyidik KPK 'Unjuk Rasa', Abraham Samad Disarankan Instrospeksi

Indra Subagja - detikNews
Selasa, 13 Mar 2012 16:37 WIB
Penyidik KPK Unjuk Rasa, Abraham Samad Disarankan Instrospeksi
Jakarta - Ketua KPK Abraham Samad disarankan introspeksi diri. Apalagi kabar 'perlawanan' penyidik Polri dan Jaksa sudah menyebar luas. Ada baiknya, selalu pimpinan Samad bersikap arif.

"Saya juga mendengar soal sikap penyidik itu. Abraham Samad selaku pimpinan introspeksi menyikapi kondisi internal yang ada," jelas peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Emerson Yuntho saat dikonfirmasi, Selasa (13/3/2012).

Samad disarankan bersikap layaknya bapak terhadap para penyidik. Samad harus mengayomi, tidak main tendang pada penyidik. Perlu diketahui, penyidik itu sudah bertahun-tahun berjuang di KPK menyeret koruptor.

"Memberantas korupsi itu bukan kerja seorang diri, tetapi kerja bersama," jelasnya.

Sebagai ketua, lanjut Emerson, Samad sebaiknya mendengarkan masukan para penyidik. Tidak lantas main terabas. "Yang harus dibangun itu kebersamaan tim, itu yang penting untuk memberantas korupsi," jelasnya.

Sebelumnya, menurut sumber detikcom, protes penyidik itu pada Senin (12/3) siang berawal dari penarikan 4 penyidik yakni Hendy Kurniawan dan Moch Irwan Susanto. Sebelumnya seorang penyidik Afief Y Miftach dan jaksa Dwi Aries Sudarto sudah dikembalikan 'paksa' ke institusinya.

Disebut-sebut, pemulangan penyidik dan jaksa itu dikarenakan permintaan Samad dan Zulkarnaen. Kedua pimpinan itu menilai para penyidik itu 'membangkang' terkait penyidikan kasus. Padahal, masih menurut sumber detikcom, para penyidik itu bukan melawan namun mengikuti prosedur dan tahapan proses penyidikan.

Tapi sikap mereka dianggap pembangkangan, yang berujung pada pemulangan. Salah satu kasus yang menjadi bahan 'keributan' soal penanganan Miranda S Gultom.

Juru bicara KPK Johan Budi yang dikonfirmasi membantah soal adanya pergolakan. Namun menurut dia hal biasa saja kalau penyidik jaksa dan polisi bertandang ke ruangan pimpinan.

"Kalau keperluannya demo atau protes saya tidak tahu. Saya di lantai 3 penyidik di lantai 8," jawab Johan diplomatis saat dikonfirmasi.

(ndr/trw)


Berita Terkait