"Memang ada rencana begitu. Tapi tidak dilakukan secara berkala," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (13/3/2012).
Rikwanto mengatakan, tes urine akan dilakukan secara acak dan sifatnya mendadak. Hal ini untuk menghindari kebocoran informasi yang akan menggagalkan proses pemeriksaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menyatakan tes urine ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Polri dalam hal ini Polda Metro Jaya untuk memberantas narkotika. Polri tidak hanya melakukan penindakan terhadap eksternal tetapi juga di lingkungan internal yakni anggota polisi.
"Ini untuk menunjukkan kalau kita berkomitmen untuk memerangi narkoba, sesuai dengan perintah Kapolda Metro Jaya Irjen Untung S Rajab," pungkasnya.
Hari ini, Polres Bekasi Kabupaten juga melakukan sidak ke Polsek Cibarusah. Wakapolres Bekasi Kabupaten memimpin tes urine terhadap seluruh anggota Polsek Cibarusah.
Kasus terakhir, mantan Kapolsek Cibarusah, AKP Heru Budhi Sutrisno ditangkap anggota Propam Polda Metro Jaya di rumah dinasnya di Jalan Raya Loji, Cibarusah, Kabupaten Bekasi. Ia kedapatan mengkonsumsi sabu saat petugas menggerebeknya.
Dari hasil pengembangan, seorang perwira pertama (pama) polwan di Polres Jakarta Selatan, Iptu R, juga diketahui mengkonsumsi ekstasi. Mantan Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) itu mengaku telah menelan ekstasi di Diskotik Stadium.
(mei/aan)










































