Bahan peledak itu diamankan polisi sekitar pukul 23.00 WIB, Senin (12/3/2012). Sang penemu adalah petani setempat, Basari, 32 tahun.
Kabag Ops Polres Lhokseumawe, AKP Prasetyo membenarkan penemuan tersebut. Panjang bom kurang lebih 30 cm dan berdiameter 3 cm.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahan peledak tersebut bernomor seri HE-RSL-35 PTUM 262 LOT5-MCR-85. Belum diketahui, apakah barang itu peninggalan konflik atau bukan.
"Kami masih menyelidiki asal muasalnya,"jelas Prasetyo.
Bom jenis tabung pelontar itu kini diamankan di Mapolres Lhokseumawe.
(try/try)











































