"Di dalam persepsi masyarakat internasional, erat kaitannya antara penghormatan HAM dengan peradaban dari suatu bangsa. Erat kaitannya atau berkorelasi positif antara penghormatan HAM dengan majunya demokrasi di suatu negara," kata Direktur Eksekutif Asean Foundation Dr. Makarim Wibisono.
Hal itu disampaikan dia dalam jumpa pers setelah konsultasi nasional 'Meneguhkan Komitmen Pemenuhan Hak-hak Konstitusional Bagi Perempuan' di Hotel Kartika Chandra, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Senin (12/3/2012).
Menurut dia sebagian besar komposisi demografi di Indonesia adalah perempuan. Jadi kalau hak-hak asasi kaum perempuan tidak dihormati dan dilindungi dengan baik, maka kinerja kaum perempuan Indonesia akan tidak maksimal.
"Bila HAM perempuan tidak dipenuhi maka pertama, derajat proses dan mekanisme demokrasi di Indonesia akan dipertanyakan. Kedua, tingkat peradaban bangsa Indonesia disangsikan," sambung Makarim.
Makarim menambahkan di abad ke-21 ini seharusnya HAM lebih dihormati. "Sangat menyentuh hati bila di Indonesia masih terjadi kekerasan terhadap perempuan dan pelanggaran HAM terhadap perempuan," ucapnya.
(/)











































