Salah seorang petugas keamanan yang bertugas di depan rumah Imran mengaku mendapat cerita dari petugas keamanan yang menjadi korban para perampok. Menurut dia, kejadian di Jalan Sekolah Kencana I No 5, Pondok Indah, Jakarta Selatan, itu berlangsung sangat cepat.
Berikut kronologi kejadian seperti yang disampaikan sang petugas keamanan kepada detikcom, Senin (12/3/2012):
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelaku berjumlah empat orang menggunakan Suzuki Swift GT datang ke rumah korban mengaku hendak memasang CCTV. Salah seorang pelaku sempat menunjukkan pistol sambil berkata, "Ini peluru asli lho, beneran!".
Setelah mengancam sang petugas keamanan, si pelaku kemudian memukul kepala security tersebut dengan gagang pistol. Tak pelak, kepala si security pun berdarah. Lalu sang petugas keamanan tersebut langsung dibawa ke kamar mandi dan disekap.
Pukul 11.20 WIB
Tak lama setelah perampok pergi, sang petugas keamanan akhirnya mampu melepaskan diri dengan memecahkan kaca kamar mandi. Sejurus kemudian, security tersebut berlari ke rumah yang berada di depannya bernomor C 10.
Kepada pembantu di rumah C 10, sang petugas keamanan bercerita, "Tolong saya kerampokan, tolong-tolong," ucapnya.
Kini, petugas keamanan tersebut berada di Polres Jakarta Selatan untuk menjalani pemeriksaan. Sementara polisi masih memburu para pelaku.
(edo/mad)











































