Tidak Direstui Kiemas Maju Pilkada DKI, Jokowi Tetap Bersyukur

Tidak Direstui Kiemas Maju Pilkada DKI, Jokowi Tetap Bersyukur

Muchus Budi R. - detikNews
Senin, 12 Mar 2012 15:38 WIB
Tidak Direstui Kiemas Maju Pilkada DKI, Jokowi Tetap Bersyukur
Jakarta - Walikota Surakarta, Joko Widodo (Jokowi) mengaku tidak kecewa tidak mendapat restu dari Taufik Kiemas sebagai calon gubernur DKI Jakarta dari PDIP. Dia menegaskan sejak awal dirinya memang tidak mencalonkan diri, karena itu dia akan mendukung apapun keputusan partai.

Hal tersebut disampaikan oleh Jokowi, demikian dia akrab disapa, kepada wartawan di Solo, Senin, (12/3/2012). Pernyataan Jokowi tersebut merupakan tanggapannya atas pernyataan Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) DPP PDIP, Taufik Kiemas, yang menegaskan ketidaksetujuan jika PDIP memilih Jokowi sebagai Cagub DKI Jakarta dengan alasan saat ini yang bersangkutan masih menjabat sebagai Walikota Surakarta.

Sejak awal Jokowi sering menegaskan bahwa dirinya tidak dalam kapasitas sebagai bakal calon gubernur DKI Jakarta karena memang tidak mendaftarkan diri. Namun, menurutnya, memang tidak tertutup kemungkinan baginya untuk dicalonkan oleh partainya karena di PDIP dikenal mekanisme penugasan dari partai. Kalaupun ditugaskan oleh partai sekalipun, sejak awal Jokowi sudah menjelaskan akan melakukan perhitungan-perhitungan matang sebelum memutuskan menyanggupi tugas tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun demikian dia menyatakan bisa menerima jika akhirnya dirinya tidak mendapatkan tugas dari partai untuk mencalonkan diri sebagai cagub DKI Jakarta. Dia mengaku akan bisa menerima apapun yang diputuskan oleh partainya jika memang keputusan itu sudah dipertimbangkan secara matang demi kebaikan bersama.

"Kalau memang keputusan itu demi kebaikan bersama ke depannya, ya itu adalah keputusan yang baik. Kita harus mendukungnya. Bagi saya, apapun yang saya terima, kecil, sedang, besar, akan tetap saya syukuri. Saya akan tetap di sini, di Solo ini. Bekerja dan berkonsentrasi untuk pembangunan Solo ini," ujar Jokowi.

Jokowi juga menegaskan tidak akan mencalonkan diri melalui partai lain, setelah peluangnya di partainya sendiri tertutup. Wakil ketua DPD PDIP Jateng tersebut mengaku selama ini memang banyak partai yang mendekatinya untuk pencalonannya sebagai gubernur DKI, namun sejak awal dia tidak pernah merespon ajakan-ajakan itu.

Sekadar diketahui, jika nantinya DPP PDIP sepakat dengan alasan Taufik Kiemas bahwa Jokowi harus menghabiskan masa baktinya sebagai Walikota maka peluang Jokowi untuk mencalonkan diri sebagai cagub Jawa Tengah yang akan digelar dalam Pemilukada tahun 2013 nanti juga akan tertutup. Masa jabatan Jokowi sebagai Walikota Surakarta periode kedua baru akan berakhir pada tahun 2015 mendatang.

(mbr/ndr)


Berita Terkait