"Secara pribadi saya meng-endorse Rano Karno tidak perlu mundur. Rano Karno ini orangnya terbuka dan ini pelajaran yang tidak ringan," kata Pramono kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (12/3/2012).
Menurut Pramono, anak Rano Karno hanyalah korban. Sebagai korban, menurut Pramono, hanya perlu direhabilitasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pramono juga berharap tidak ada pihak yang mempolitisasi masalah ini. "Ini dua hal terpisah dan ini bisa terjadi pada siapa saja," tandasnya.
Anak angkat Wakil Gubernur Banten Rano Karno ditangkap polisi Selasa (6/3/2012) lalu, karena kedapatan memesan ekstasi via online. Dia memesan ekstasi dari Malaysia.
Pengirim paket ekstasi yang dipesan anak angkat Rano Karno, Raka Widyarma dan Karina Andetia, telah diketahui. Raka dan temanya memesan ekstasi via internet kepada seseorang bernama Mr Tan di Malaysia.
"Dalam paket didapati 5 butir ekstasi yang memang mereka pesan dari rekanan di Malaysia atas nama Mr Tan, warganegara Malaysia," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto saat ditemui di kantornya, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Minggu (11/3/2012).
(rmd/rmd)










































