Urutan Ke-5, Hasil Survei LSI Jadi Cambuk PKB

Urutan Ke-5, Hasil Survei LSI Jadi Cambuk PKB

Prins David Saut - detikNews
Senin, 12 Mar 2012 09:05 WIB
Urutan Ke-5, Hasil Survei LSI Jadi Cambuk PKB
Jakarta - PKB menyambut hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) sebagai cambuk untuk memperbaiki kinerja partai. Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Fraksi PKB DPR RI, Hanif Dhakiri, dengan menunjukkan rasa syukurnya karena suara untuk PKB cenderung meningkat.

"Kita apresiasi hasil survei LSI itu sebagai cambuk untuk memperbaiki kinerja partai ke depan. Kami bersyukur bahwa pemilih PKB cukup loyal sehingga modal suara pada pemilu 2009 lalu tidak hilang, bahkan cenderung naik. Tentu ini buah dari kinerja seluruh aparatur partai di semua lapisan yang tak henti berkarya untuk rakyat," kata Hanif kepada detikcom melalui pesan pendek, Minggu (11/3/2012).

Wakil Sekjen DPP PKB ini menyarankan partainya untuk bekerja lebih keras terkait peningkatan suara untuk partainya. Hanif menambahkan peningkatan kepercayaan masyarakat untuk partai tidaklah mudah.

"Survei itu juga memberi gambaran pada PKB untuk bekerja lebih keras dan cerdas agar bisa masuk di setidaknya tiga atau empat besar pemenang pemilu, dengan perolehan suara yang tentu saja harus naik dibanding pemilu sebelumnya. Hal ini tidak mudah mengingat kredibilitas partai politik di Indonesia yang cenderung menurun dari waktu ke waktu," ujar Hanif.

Hanif merespons munculnya Partai Nasional Demokrat (NasDem) di posisi empat besar yang menunjukkan turunnya kepercayaan publik terhadap partai lama. Sehingga menurut Hanif partai lama perlu berbenah dan berbuat lebih banyak untuk masyarakat.

"Munculnya Partai NasDem di urutan empat besar dalam survei LSI menandai turunnya kepercayaan masyarakat terhadap partai-partai yang ada. Ini jadi semacam kritik buat the existing parties yang mesti berbuat lebih banyak dan lebih baik lagi untuk rakyat," ucap Hanif.

Hanif mengungkapkan saat ini menjadi momentum untuk partai kembali menjalankan fungsinya. Hanif meyakini para kader PKB dapat memperbaiki citra dan kerja partai sebagai penyeimbang politik dan demokrasi di Indonesia.

"Buat saya, ini saatnya partai politik 'merebut' kembali fungsi-fungsi partai yang selama ini justru dijalankan oleh LSM maupun ormas. Sudah saatnya partai menjalankan fungsinya secara lebih optimal dengan mengubah pola kerja dan pendekatannya kepada rakyat," kata Hanif.

"Saya percaya, dengan pasukan anak-anak muda di PKB dan para kiai yang menjadi suluh partai, insya Allah PKB akan dapat memperbaiki posisinya pada pemilu mendatang dan meraih target menjadi setidaknya masuk dalam 3 atau 4 besar pemenang pemilu. Mohon doa dan dukungannya selalu buat PKB yang nota bene adalah bandul penyeimbang politik dan demokrasi di Indonesia," imbuh Hanif.

(vid/vit)


Berita Terkait