Peneliti LSI: Pernyataan Anas Bisa Jadi Bumerang

Peneliti LSI: Pernyataan Anas Bisa Jadi Bumerang

Ahmad Toriq - detikNews
Minggu, 11 Mar 2012 19:18 WIB
Peneliti LSI: Pernyataan Anas Bisa Jadi Bumerang
Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, bereaksi keras atas tudingan dirinya terlibat kasus korupsi. Anas pun mengaku siap digantung di Monas jika terbukti korupsi. Namun pernyataan tersebut, justru bisa jadi bumerang bagi Anas.

"Pernyataan tersebut bisa jadi bumerang jika nanti fakta pengadilan ternyata membuktikan keterlibatan Anas," kata Peneliti Lembaga Survei Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, di Kantor LSI, Jl Lembang Terusan, Menteng, Jakarta, Minggu (11/3/2012).

Burhanuddin menilai pernyataan Anas yang menyatakan berani digantung di Monas terlalu ekstrim. Pernyataan tersebut di luar kebiasaan Anas yang biasanya santun dan hati-hati dalam memilih kata-kata.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini pernyataan yang ekstrim untuk seorang Anas," lanjut Burhanuddin.

Pernyataan Anas, Burhanuddin menambahkan, bagai pisau bermata dua. Satu sisi bisa memperkuat citra dia sama sekali tidak terlibat kasus korupsi. Namun juga bisa menyulitkan kalau dia terbukti bersalah.

"Ini pisau yang menguatkan kalau dia tidak bersalah atau pisau yang akan menyulitkan dia kalau terbukti bersalah," tuturnya.

Seperti diketahui Anas Urbaningrum membantah tudingan terkait kasus dugaan korupsi proyek olahraga Hambalang di Bogor. Ketua Umum Partai Demokrat (PD) itu bahkan berani sesumbar siap digantung di Monas bila menerima uang korupsi dari Hambalang.

"Satu rupiah saja Anas korupsi Hambalang, gantung Anas di Monas," jelas Anas, Jumat (9/3) lalu.

(tor/mok)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads