"Di sini, kita periksa ada nomor-nomor tertentu yang dihubungi. Sekarang website-nya sedang ditelusuri," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto di Polda Metro Jaya, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Minggu (11/3/2012).
Menurut Rikwanto, polisi tengah mencari tahu bagaimana cara memesan barang haram tersebut, bagaimana transaksi di situs itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari penangkapan terhadap anak angkat Rano Karno, Raka, polisi menyita 1 HP Nokia, 1 slip transfer uang via Asia Bank, 1 iPhone, satu surat kuasa, 1 unit BlackBerry Torch dengan SIM cardnya.
"Barang bukti kita analisa, bagaimana bisa berkomunikasi dengan WNA ini," ucapnya.
Selain Raka, lanjut Rikwanto, ada paket yang hampir sama dengan paket yang dipesan Raka yang juga diamankan polisi. Polisi mengamankan seseorang di Manado berinisial MRJ alias SJS. Begitu juga di Cipete, Jaksel, ada 3 orang yang diamankan berinisial AR, DN, dan PP.
"Kita telusuri paket sejenis sampai ke alamat, kita dapati isinya antara lain pil abu-abu. Diduga esktasi isinya 16 butir. Kita sudah tuju ke Sulawesi kemudian menangkap yang bersangkutan di situ," jelasnya.
Dari tangan tersangka yang di Cipete, disita BB Bold, delivery record, dan 1 BB Dakota.
"Alamat ini berhubungan dengan alamat yang ada di pengiriman sebelumnya yaitu saudara Karina (rekan Raka). Sebelum ke Raka, barang itu sampai juga ke Cipete," ungkapnya.
(gus/nrl)











































