"Korban meninggal atas nama Budi. Korban sekarang di Rumah Sakit Tarakan, Jakarta Pusat," kata Kapolsek Gambir, Kompol Tatan Dirsan saat dihubungi detikcom, Minggu (11/3/2012).
Empat pekerja lainnya yang mengalami luka, masing-masing bernama Viktor (luka di kepala belakang), Riza Sidik Purnomo (luka kepala dan pinggang belakang), Priyo Pamungkas (luka kepala belakang) dan Nuridin (luka lengan dan kaki).
"Korban dibawa ke RS Tarakan untuk dilakukan pengobatan dan visum guna penyidikan lebih lanjut," jelasnya.
Dirsan menjelaskan, kecelakaan kerja tersebut terjadi sekitar pukul 10.25 WIB. Sebelumnya, pada pukul 09.00 WIB, para korban mulai melakukan pekerjaan pengecoran.
Saat itu, kelima korban bertugas sebagai storing begesting. "Jadi kalau ada kendala di begesting yang bersangkutan yang memperbaiki," imbuhnya.
Para korban saat itu tengah mengerjakan proyek bangunan bukan rumah tinggal seluas 10 x 8 meter dengan tebal cor mencapai 11 centimeter. Pada saat proses pengecoran berlangsung, ada 3 molen yang bekerja.
"Tiba-tiba (molen) cor-coran roboh dan menimpa 5 korban," imbuhnya.
Dirsan melanjutkan, saat ini pihaknya masih menyelidiki robohnya molen tersebut. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan terkait kecelakaan tersebut.
"Tersangka belum, kita masih selidiki dulu kasusnya," tutupnya.
(mei/nrl)











































