Aksi dimulai pada pukul 08.30 WIB, Minggu (11/3/2012). Massa yang mengatasnamakan Solidaritas Perempuan itu terdiri dari aktivis perempuan, ibu rumah tangga, dan pembantu rumah tangga. Mereka membawa balon, bendera, dan bunga mawar.
Para aktivis membaca puisi bergantian. Lalu mereka membagikan bunga mawar, selebaran, dan lain-lain ke masyarakat yang tengah beraktivitas di Car Free Day. Namun hanya beberapa yang mau menerimanya, karena masyarakat terlihat sibuk dengan akivitas masing-masing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam aksinya, massa yang mengenakan kaos ungu itu meminta pemerintah mencabut kebijakan penempatan PRT migran, memastikan jaminan perlindungan dan pemenuhan hak buruh melalui ratifikasi konvensi buruh migram 1990, dan lain-lain.
Setelah cukup lama menarik simpati masyarakat, massa melepas balon dengan spanduk bertuliskan "International Women Day". Spanduk berwarna putih dilengkapi dengan gambar simbol organisasi. Tak satu pun polisi tampak mengawal aksi tersebut.
(trw/nrl)










































