"Kalau mau partai politik menurut saya harusnya selektiflah. Jangan sampai misalnya calon yang ada indikasi korupsi tetap didukung dalam pencalonan kepala daerah di DKI," kata pegiat antikorupsi Teten Masduki di sela-sela diskusi Cagub Independen di Rumah Makan Suharti di Jl Tendean, Jaksel, Jumat (9/3/2012).
Bila Parpol nekat mengusung calon yang bermasalah, patut diduga parpol itu tidak mempunyai sistem seleksi yang ketat dan tidak pro pada pemberantasan korupsi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seharusnya, lanjut Teten, Pilkada dipakai oleh parpol dan masyarakat sebagai mekanisme untuk memilih calon yang terbaik, yang benar-benar berintegritas.
"Sebagai mekanisme demokrasi untuk mengkoreksi pemerintahan yang lalu dengan memilih yang lebih baik," tuturnya.
Pemungutan suara Pilgub DKI Jakarta akan digelar Rabu 11 Juli 2012. Hanya satu pasang kandidat yang telah pasti bertarung yaitu Alex Noerdin-Nono Sampono yang diusung Golkar, PPP dan PDS. Partai lain belum secara resmi mendeklarasikan jagoannya.
(ndr/nrl)











































