Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) ini semula hanya menggelar aksi long march di Jalan Perintis Kemerdekaan dan HM. Yamin Medan. Kemudian mahasiswa bergeser ke kawasan Jalan Sutomo, tepat di sisi kiri kampus. Akibatnya, arus kendaraan menjadi macet.
Dalam orasinya, mahasiswa mengecam kegagalan pemerintahan SBY-Boediyono membawa bangsa ke arah yang lebih baik.
Salah seorang mahasiswa, Chandra Nadeak mengatakan, kebijakan pemerintah sangat tidak populis dengan adanya rencana menaikkan harga BBM pada April mendatang.
"Rencana itu jadi bukti bahwa pemerintahaan SBY-Boediono tidak berpihak kepada rakyat," kata Chandra.
Dalam aksinya, mahasiswa sempat bertahan di tengah badan jalan selama 30 menit. Petugas kepolisian kemudian melakukan dialog dan meminta mahasiswa untuk tidak memblokir jalan.
(rul/trw)











































