"Kita tunggu saja keputusan pemerintah. Yang penting menyelamatkan ekonomi kita. Kalau terlalu tinggi subsidinya tidak bisa bikin jalan, rumah sakit, sekolah," ujar JK.
JK mengatakan itu usai menjadi saksi putri Antasari, Andita Dianoctora Antasariputri yang menikah dengan Mochamad Ahdiyansyah, di kediaman eks Ketua KPK itu di Kompleks Les Belles Mansions, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Jumat (9/3/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bukan naik tidaknya (BBM). Anggarannya harus dilihat ke mana," kata saudagar Bugis pemilik Kalla Group ini.
Sebelumnya, JK pernah mengusulkan pemerintah menaikkan harga BBM dengan angka kenaikan ideal Rp 2.000/liter. Menurut JK, kenaikan senilai itu masih dapat dijangkau masyarakat.
"Hanya dengan cara menaikkan harga BBM kita bisa memperbaiki perekonomian bangsa, kita bisa mengurangi beban pemerintah, naiknya Rp 2.000 oke, masih dapat dijangkau," ujar JK usai menghadiri Gala Dinner HUT ke-39 Bosowa Group, di Hotel Sahid Jaya, Makassar pada 25 Februari lalu.
(nwy/nrl)










































