JK: BBM Disubsidi Tinggi Atau Tak Bisa Buat Jalan, RS & Sekolah

JK: BBM Disubsidi Tinggi Atau Tak Bisa Buat Jalan, RS & Sekolah

Ahmad Toriq - detikNews
Jumat, 09 Mar 2012 10:22 WIB
JK: BBM Disubsidi Tinggi Atau Tak Bisa Buat Jalan, RS & Sekolah
Jakarta - Mantan Wapres Jusuf Kalla (JK) meminta publik menunggu saja keputusan pemerintah untuk menaikkan harga BBM. Menurutnya, masyarakat harus memilih BBM disubsidi tinggi atau tidak bisa membuat jalan, rumah sakit dan sekolah.

"Kita tunggu saja keputusan pemerintah. Yang penting menyelamatkan ekonomi kita. Kalau terlalu tinggi subsidinya tidak bisa bikin jalan, rumah sakit, sekolah," ujar JK.

JK mengatakan itu usai menjadi saksi putri Antasari, Andita Dianoctora Antasariputri yang menikah dengan Mochamad Ahdiyansyah, di kediaman eks Ketua KPK itu di Kompleks Les Belles Mansions, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Jumat (9/3/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

JK menerangkan, dia bukan tidak setuju BBM naik. BBM saat ini bukan harus dilihat naik atau tidak.

"Bukan naik tidaknya (BBM). Anggarannya harus dilihat ke mana," kata saudagar Bugis pemilik Kalla Group ini.

Sebelumnya, JK pernah mengusulkan pemerintah menaikkan harga BBM dengan angka kenaikan ideal Rp 2.000/liter. Menurut JK, kenaikan senilai itu masih dapat dijangkau masyarakat.

"Hanya dengan cara menaikkan harga BBM kita bisa memperbaiki perekonomian bangsa, kita bisa mengurangi beban pemerintah, naiknya Rp 2.000 oke, masih dapat dijangkau," ujar JK usai menghadiri Gala Dinner HUT ke-39 Bosowa Group, di Hotel Sahid Jaya, Makassar pada 25 Februari lalu.

(nwy/nrl)


Berita Terkait