"Rasanya menang satu putaran. Artinya (menang dengan jumlah suara) di atas 30 persen, calon yang lain di bawah 20 persen," kata Ical optimistis dalam jumpa pers deklarasi koalisi Golkar, PPP dan PDS untuk pilgub Jakarta di Hotel Sultan, Sudirman, Jakarta, Kamis (8/3/2012) malam.
Keyakinan akan memenangan kontestasi politik daerah lima tahunan ini bukan tanpa alasan. Ical menyebut duet Alex dan Nono sebagai perpaduan pemimpin yang mampu menjawab segudang persoalan di Jakarta.
"Saya berharap dengan dua tokoh ini diajukan untuk kepentingan rakyat jakarta, agar masyarakat mendapatkan kehidupan yang nyaman di Jakarta," jelas Ical.
Dia menambahkan pilihan Alex dan Nono sudah diputuskan beberapa hari lalu. Golkar juga sebelumnya intens berkomunikasi dengan PPP dan PDS untuk memenuhi syarat pengajuan cagub dan cawagub.
Menurut Ical, pengalaman Alex sebagai bupati dan saat ini menjabat Gubernur Sumatera Selatan membuktikan kepemimpinan Alex teruji. Sementara Nono yang berlatar belakang militer diyakini akan menyokong kerja Alex dengan ketegasan.
Nono diharapkan dapat menyusun program kerja khususnya untuk menciptakan rasa aman dan nyaman warga Jakarta. "Saya harapkan keduanya ini dasarnya untuk kepentingan bangsa dan negara," tandasnya.
(fdn/)











































