"Pak Busyro itu menyatakan pernyataan subjektif. Pak Busyro itu tidak bisa memposisikan dirinya antara akademisi dan pimpinan KPK," kata Wakil Sekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mahfudz Siddiq di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (8/3/2012).
Menurutnya, pernyataan Busyro tidak pantas dilontarkan. Mahfudz menilai pernyataan Busyro malah memperuncing ketegangan antara DPR dengan KPK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu Ketum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali menganggap pernyataan kontroversial Busyro malah menambah kegaduhan baru.
"Aduh bikin isu melulu, saya enggak mau tanggapi. Korupsi itu bisa dimana-mana, bukan monopoli parpol. Enggak ada lembaga yang kaya malaikat," tambahnya.
Pernyataan mengenai parpol berpotensi menjadi bibit munculnya tindakan korupsi disampaikan Busyro siang tadi. "Ya parpol ada yang berperan disitu dan sudah cukup banyak buktinya. Proses-proses (pembibitan) itu termasuk berjalan juga di parpol," katanya.
(fdn/ndr)










































