"Pertama saya ingin sampaikan, saya agak kaget ketika disebutkan 12 rekening gendut jaksa yang dilaporkan PPATK. Setelah saya cek dan saya minta konfirmasi dari PPATK, hanya ada 9 rekening yang mencurigakan, itu adalah yang lalu-lalu," kata Basrief kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (8/3/2012).
Basrief mengatakan, telah memerintahkan Jaksa Agung Muda bidang Pengawasan (Jamwas) untuk melakukan klarifikasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Basrief mengatakan, rekening mencurigakan ini dianggap sebagai masalah serius. Karena itu,dia mengaku menunggu laporan Jamwas.
"Jadi laporan itu bukan laporan analisis transaksi yang mencurigakan jaksa. Hanya sekedar informasi yang diberikan bahwa ada transaksi seperti ini. Jadi data-data lengkap tidak ada sama kita. Tapi sungguhpun demikian, saya minta Jamwas untuk klarifikasi masalah rekening mencurigakan ini," tandas Basrief.
(rmd/nwk)










































