WN Iran pengedar sabu yang ditangkap di Lapas Tangerang mengaku sebagai pencari suaka di Indonesia. Kementerian Hukum dan HAM akan melaporkan hal ini kepada United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) sebagai suatu organisasi PBB yang memberikan perlindungan dan bantuan kepada pengungsi dunia.
"Kita akan bilang ke UNHCR bahwa mereka hanya berkedok untuk bisnis narkoba. Modus mereka mencari suaka,” ujar Wamenkum HAM Denny Indrayana di di Lapas Tangerang, Kamis (8/3/2012) dini hari.
Sementara itu Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN Brigjen Pol Benny Mamoto mengatakan pihaknya sudah menduga WNA yang mengaku mencari kuasa adalah jaringan narkoba.
"Untuk itu kedepan kita akan menekan ini terus. Malah kita akan hentikan bikin miskin, karena salah satu kegiatan mereka juga termasuk money laundry," ujar Benny di lokasi yang sama.
Kalapas Pemuda Tangerang Kunto Wiriyanto mengatakan sebenarnya pihaknya sudah seringkali melakukan razia telepon selular. Bahkan razia tersebut digelar seminggu dua kali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya WN Iran bernama Jafad ditangkap oleh puluhan petugas BNN berseragam lengkap dengan senjata laras panjang. Penangkapan Jafad adalah hasil pengembangan tertangkapnya Hamed Mohammad yang kedapatan Sabu seberat 3 Kg di kawasan Senayan, Jakarta.
(ega/ega)










































