Berkedok Mencari Suaka ke UNHCR, WN Iran Malah Edarkan Sabu

Berkedok Mencari Suaka ke UNHCR, WN Iran Malah Edarkan Sabu

Dira Derby - detikNews
Kamis, 08 Mar 2012 02:35 WIB
Berkedok Mencari Suaka ke UNHCR, WN Iran Malah Edarkan Sabu
Tangerang -

WN Iran pengedar sabu yang ditangkap di Lapas Tangerang mengaku sebagai pencari suaka di Indonesia. Kementerian Hukum dan HAM akan melaporkan hal ini kepada United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) sebagai suatu organisasi PBB yang memberikan perlindungan dan bantuan kepada pengungsi dunia.

"Kita akan bilang ke UNHCR bahwa mereka hanya berkedok untuk bisnis narkoba. Modus mereka mencari suaka,” ujar Wamenkum HAM Denny Indrayana di di Lapas Tangerang, Kamis (8/3/2012) dini hari.
 
Sementara itu Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN Brigjen Pol Benny Mamoto mengatakan pihaknya sudah menduga WNA yang mengaku mencari kuasa adalah jaringan narkoba.

"Untuk itu kedepan kita akan menekan ini terus. Malah kita akan hentikan bikin miskin, karena salah satu kegiatan mereka juga termasuk money laundry," ujar Benny di lokasi yang sama.
 
Kalapas Pemuda Tangerang Kunto Wiriyanto mengatakan sebenarnya pihaknya sudah seringkali melakukan razia telepon selular. Bahkan razia tersebut digelar seminggu dua kali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita pernah menggelar razia seminggu dua kali dapat 24 hape. Sorenya dapat 1 hape. Tapi kita tidak tahu masuknya darimana. Tapi memang kami kurang personil, seharusnya 1 orang petugas menjaga 8 orang. Ini yang terjadi 1 orang menjaga 100 orang, apalagi WN Iran ini sering sekali ribut di dalam," katanya.

Sebelumnya WN Iran bernama Jafad ditangkap oleh puluhan petugas BNN berseragam lengkap dengan senjata laras panjang. Penangkapan Jafad adalah hasil pengembangan tertangkapnya Hamed Mohammad yang kedapatan Sabu seberat 3 Kg di kawasan Senayan, Jakarta.

(ega/ega)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini