Umrah Tak Ditemani Muhrim, 8 Warga Makassar Ditahan Imigrasi Arab Saudi

Umrah Tak Ditemani Muhrim, 8 Warga Makassar Ditahan Imigrasi Arab Saudi

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Rabu, 07 Mar 2012 22:46 WIB
Jakarta - Sebanyak delapan jamaah umrah perempuan asal Makassar yang tidak ditemani muhrimnya, ditahan oleh pihak imigrasi Arab Saudi, di bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi, sejak Senin (5/3). Salah satu dari delapan perempuan tersebut adalah Firmayanti (23), putri Sekretaris KPUD Sulawesi Selatan, Annas GS.

Annas yang dihubungi detikcom, Rabu (8/3/2012), mengatakan putrinya bersama tujuh jamaah perempuan lainnya dimasukkan ke sel imigrasi di Jeddah sejak hari Senin, tanpa mendapat perlakuan yang layak.

"Putri saya muntah-muntah di sana karena tidak diberi makan, ibunya di Makassar stress berat saat dengar kabar putrinya yang ditahan di Tanah Suci," ujar pejabat yang akrab disapa Karaeng ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rencananya, rombongan jamaah Umrah yang diberangkatkan perusahaan perjalanan umrah dan haji PT Nur Rima Al-Wali yang berkantor di Jakarta, akan melakukan wisata religi selama sembilan hari. Namun, harapan mereka untuk mendapatkan berkah di Tanah Suci kandas di ruang sel tahanan imigrasi Arab Saudi.

Annas menyesalkan kelalaian pihak perusahaan travel umrah yang lupa memberangkatkan anggota muhrim para jamaahnya. Selain itu, Annas juga mempertanyakan tugas-tugas pejabat KBRI yang bersikap apatis dengan penahanan 8 WNI di wilayah tugasnya.

"Saya berharap, pihak Kementerian Agama menegur atau menertibkan perusahaan travel haji dan umrah yang hanya mementingkan urusan keuntungannya saja, saya mau anak saya segera dibebaskan dari tahanan imigrasi di tanah Arab," pungkas Annas.

(mna/ega)


Berita Terkait