Pengacara: Kelar Diperiksa 46 Pertanyaan, John Kei Menyanyi

Pengacara: Kelar Diperiksa 46 Pertanyaan, John Kei Menyanyi

- detikNews
Rabu, 07 Mar 2012 16:59 WIB
Pengacara: Kelar Diperiksa 46 Pertanyaan, John Kei Menyanyi
Jakarta - Kuasa hukum John Kei, tersangka pembunuhan bos PT Sanex Steel Tan Hary Tantono alias Ayung mengatakan kliennya diperiksa 46 pertanyaan. Usai diperiksa, John Kei yang sudah mulai pulih setelah kakinya didor polisi itu menyanyi.

"46 Pertanyaan," ucap salah satu kuasa hukum John Kei, Robert Manurung, saat ditanya berapa pertanyaan yang diajukan penyidik. Hal itu disampaikan dia di RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur, Rabu (7/3/2012).

Pernyataan ini berbeda dengan pengakuan penyidik yang menyatakan mencecar John Kei dengan 20 pertanyaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Robert menambahkan materi pemeriksaan mengenai hubungan John Kei dengan Ayung, serta apakah John Kei mengetahui hubungan Ayung dengan Chandra. Saat diperiksa, John mengenakan dua kruk dan sudah mulai pulih kesehatannya.

"Tadi di hadapan penyidik pakai tongkat. Kalau pakai tongkat beberapa langkah ya sudah oke. Pakai tongkat dua," tutur Robert.

Gula darah John Kei diketahui normal. John bisa menjawab pertanyaan dengan lancar bahkan usai diperiksa, John Kei menyanyi.

"Bung John Kei lancar, selesai diperiksa dia menyanyi," ungkap Robert yang tidak menjelaskan lebih lanjut lagu apa yang dinyanyikan John Kei.

Polisi telah menetapkan lima tersangka dalam kasus ini yakni Chandra, Ancola, Tuce, Dani Des dan Kupra. Menyusul kemudian, polisi menangkap pimpinan kelima tersangka yakni John Kei di kamar 501 Hotel C'One, Pulomas, Jakarta Timur pada Jumat 17 Februari 2012 lalu.

Menurut keterangan lima tersangka, Ayung dibunuh lantaran permasalah uang Rp 600 juta yang tidak dibayar Ayung. Uang itu merupakan upah atas jasa para pelaku dalam melakukan penagihan utang kepada seseorang. Hingga kini, polisi juga belum mengetahui siapa orang yang berutang pada Ayung itu. Polisi masih akan mendalami lagi motif kelima tersangka itu.

Ayung ditemukan tewas di kamar 2701 Swiss-Belhotel, Sawah Besar, Jakarta Pusat pada Selasa 27 Januari 2012 lalu. Ayung tewas dengan sejumlah luka tusukan dan gorokan pada leher.

(nwk/vit)


Berita Terkait