"Kemarin saya sapu di jalur bus TransJakarta pukul 18.40 WIB, ranjau mulai ramai di sekitar Roxy. Eh ternyata di depan juga banyak," ujar Abdul Rohim dari Komunitas Sapu Bersih Ranjau Paku (Saber), kepada detikcom, Rabu (7/3/2012).
Karena kewalahan mengambil paku-paku itu, Rohim pun mengerahkan teman-temannya. Penyapuan ranjau paku pun dilakukan hingga pukul 22.15 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski sudah dipunguti, ranjau paku di sekitar wilayah itu masih saja banyak. Padahal pada Senin (5/3) pagi saja saat Abdul menyusuri Jalan Hasyim Ashari mendapatkan lebih dari 1 kg paku. Menurut dia, flyover Roxy, Jalan Hasyim Ashari, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Medan Merdeka Utara, dan di depan Setneg masih rawan ranjau paku.
"Saya berharap Satlantas Polres Jakarta Barat dan Jakarta Pusat agar menurunkan anggotanya karena Saber kewalahan," imbuh Abdul.
Saking banyaknya paku yang dikumpulkan, Abdul pun menjualnya. 20 Kg paku dijual kepada tetangganya dan Rp 150 ribu pun berpindah ke tangannya. "Lumayan buat jajan anak-anak," ucapnya.
(/nrl)











































