PPI Austria Seminarkan Ketahanan Bumi

PPI Austria Seminarkan Ketahanan Bumi

- detikNews
Selasa, 06 Mar 2012 07:05 WIB
PPI Austria Seminarkan Ketahanan Bumi
Wina - Fokus dari ketahanan bumi adalah mempertahankan bumi dari tiga tipe tantangan global yaitu keberlangsungan energi, ketahanan terhadap bencana, dan keamanan pangan.

Hal itu disampaikan ketua dewan pengarah seminar Prof. A Min Tjoa, yang juga Direktur Institute of Software Technology and Interactive Systems Vienna University of Technology, Senin (5/3/2012).

Seminar Ketahanan Bumi ini akan diselenggarakan oleh Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Austria di Oesterreichische Austauschdienst/OeAD Haus atau Gedung Badan Kerjasama Internasional untuk Pendidikan dan Riset Austria (12/3/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk kegiatan ini PPI Austria bekerjasama dengan Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional (I4), KBRI Wina, Kementerian Riset dan Teknologi Republik Indonesia, dan Vienna University of Technology.

Sementara itu Ketua Panitia Seminar Wikan Danar Sunindyo mengatakan bahwa seminar ini sekaligus menjadi peristiwa bersejarah yang akan mempertemukan para ilmuwan dari Austria dan Indonesia.

Mereka antara lain Prof. Nakicenovic Nebojsa (Deputi Direktur IIASA), Dr. Alexander Schatten (Direktur Sophisystems), Dr. Stefan Fenz (peneliti senior di Secure Business Austria), Dr. Johny Setiawan (peneliti di Max-Planck Institute Jerman dan anggota Dewan Penasihat I4).

Selain itu juga Prof. Erich Lehner (Guru Besar pada Vienna University of Technology), Prof. Alfred Pitterle (Guru Besar BOKU), Dr. Michael Obersteiner (peneliti di IIASA) dan Achmad Adhitya (peneliti di NIOO-KNAW Belanda dan Direktur Eksekutif I4).

Menteri Riset dan Teknologi RI Prof. Dr. Gusti Muhammad Hatta secara khusus diundang untuk menjadi pembicara kunci dalam seminar ini.

Menurut Wikan, seminar ini bertujuan sebagai ajang pertemuan dan koordinasi antar-peneliti lintas negara dari berbagai bidang dalam upaya untuk menyelamatkan bumi dari bencana alam dan kelangkaan pangan dan energi.

β€œDi samping itu seminar juga sebagai ajang tukar menukar ilmu, kepakaran, pengetahuan dan pengalaman dalam menangani berbagai tipe ancaman terhadap ketahanan bumi,” imbuh Wikan.

Diharapkan kegiatan ini akan membuka peluang kerjasama penelitian lanjutan antara pakar-pakar dari Austria dan Indonesia terutama dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di daerah-daerah rawan bencana alam.

β€œJuga untuk mengembangkan energi berkesinambungan dan keamanan sumber daya pangan bagi dunia,” pungkas Wikan.


(es/es)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads