Hanura: Seharusnya Ramadhan Belajar dari Gugatan Ical

Hanura: Seharusnya Ramadhan Belajar dari Gugatan Ical

- detikNews
Senin, 05 Mar 2012 14:35 WIB
Hanura: Seharusnya Ramadhan Belajar dari Gugatan Ical
Jakarta - Wasekjen Partai Demokrat, Ramadhan Pohan, dinilai sedang mengalihkan isu korupsi yang mendera partai berlambang bintang mercy tersebut dengan menyerang Wiranto dan Partai Hanura. Seharusnya Ramadhan belajar dari pengalaman ancaman gugatan Ketum Partai Golkar, Aburizal Bakrie.

"Seharusnya beliau belajar dari kasus ancaman gugatan Pak Aburizal Bakrie kemarin yang juga karena kesembronoan bahasa dia ke publik. Sedih saya melihat politisi yang kaya gini," ujar Ketua DPP Hanura, Akbar Faizal, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (5/3/2012).

Akbar enggan menanggapi lebih jauh soal tudingan Ramadhan terhadap ketua umumnya tersebut. Menurutnya, Ramadhan sedang mengalihkan isu karena partainya sedang disorot berbagai masalah internal termasuk masalah korupsi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya malas tanggapi hal-hal bodoh seperti tudingan Ramadhan itu. Saya malah melihat dia sedang berusaha menggeser urusan korupsi partainya menjadi persoalan pribadi Pak Wiranto dan SBY," imbuhnya.

Akbar menilai Ramadhan adalah sosok yang tak paham sejarah dan hubungan antar kedua tokoh tersebut. Karenanya, lanjut Akbar, SBY tentu tak berkenan dengan cara dan manuver Ramadhan.

"Saya berharap Pak Ramadhan fokus pada partainya yang kesulitan menjelaskan berbagai kasus korupsi," ujar Anggota Komisi II DPR ini.

Seperti diberitakan, Ramadhan Pohan menuding ada kekuatan politik lain di belakang Nazaruddin. Ramadhan menuding pengacara Nazaruddin, Elza Syarief, adalah orang dekat Partai Hanura dan membawa misi dalam menangani kasus Nazaruddin.

(rmd/nvt)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads