Karena bersenggolan dengan kapal lain, Kapal Layar Motor (KLM) Purnama Sari tenggelam di pelabuhan rakyat (pelra) Kalimas, Pelabuhan Tanjung Perak. Tidak ada korban dalam kejadian itu, namun sebagian dari 200 ton pupuk HCl muatan kapal hilang tenggelam ke dasar laut.
"Kapal itu sudah bocor sejak pukul 18.30 WIB," kata AKP Lily Djafar saat dihubungi detiksurabaya.com, Minggu (4/3/2012).
Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya itu mengatakan bahwa petang itu KLM Purnama Sari hendak keluar dari pelra Kalimas. Saat menyusur alur, kapal yang hendak menuju Kalimantan Barat itu bersenggolan dengan kapal lain yang sedang bersandar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski kecil, tetapi air terus masuk ke bagian dalam kapal. Di depan pos 3 atau depan gudang 604, laju kapal dihentikan. Upaya pemompaan air tak membawa hasil karena air yang masuk lebih banyak daripada yang dikeluarkan. Yang bisa dilakukan nahkoda dan 5 ABK nya adalah meminta pertolongan agar muatan kapal bisa diselamatkan.
"Tidak semua muatan bisa diselamatkan. Sebagian tenggelam dan sebagian dipindah ke KM Perintis yang berada di dekatnya," lanjut Lily.
Hingga pukul 02.30 WIB, ujar Lily, kapal belum sepenuhnya tenggelam karena muatannya sudah dipindahkan. Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) berusaha agar kapal tersebut tidak tenggelam. Agar tetap mengapung, di sekitar kapal akan dipasang drum yang diikatkan ke badan kapal. Petugas KPLP menjaga agar kapal tidak tenggelam supaya bangkainya nantinya tidak mengganggu alur atau jalan kapal.
Saat ini saja, kapal lain tidak bisa keluar pelra Kalimas karena masih adanya badan KLM Purnama Sari yang berada di tengah alur. Rencananya, KLM Purnama Sari akan ditarik menjauh dari alur atau ditenggelamkan diluar alur.
"Nahkoda kapal atas nama Rosidi asal Madura sedang dimintai keterangan di Pol Air Polda Jatim. Pol Air yang menangani kejadian ini karena ini bukan kejadian kriminal," tandas Lily.
Β
(iwd/mad)











































