Wiranto: Tuduhan Ramadhan Pohan Tunjukkan Kepanikan PD

Wiranto: Tuduhan Ramadhan Pohan Tunjukkan Kepanikan PD

Mega Putra Ratya - detikNews
Sabtu, 03 Mar 2012 20:47 WIB
Wiranto: Tuduhan Ramadhan Pohan Tunjukkan Kepanikan PD
Jakarta - Ketua Umum Partai Hanura Wiranto menyesalkan tudingan yang dilontarkan Wasekjen Partai Demokrat Ramadhan Pohan. Wiranto menilai tudingan Ramadhan Pohan tersebut menunjukkan kepanikan PD yang saat ini sedang mengalami sejumlah masalah di internalnya.

"Terlepas dari apakah tuduhan itu bersifat pribadi atau mewakili Partai Demokrat, tentunya saya sangat menyesalkan adanya tuduhan tersebut. Karena tuduhan itu sangat dangkal, emosional dan tendensius serta menandakan adanya kepanikan yang luar biasa," ujar Wiranto dalam rilis yang diterima detikcom, Sabtu (3/3/2012).

Wiranto meminta kepada seluruh kader Hanura untuk tetap tenang dan tidak perlu menanggapi tudingan itu secara berlebihan. Sebab, jika menanggapi tudingan tersebut, hanya akan mengaburkan proses hukum kasus korupsi berskala besar yang sedang berjalan.

"Secara substansial tuduhan itu benar-benar tak masuk akal," ungkap mantan Panglima TNI ini.

Sementara itu mengenai posisi Elza Syarif sebagai pengacara Nazaruddin, Wiranto menjelaskan tak ada sangkut pautnya dengan misi partai Hanura. Sebagai ketua umum, dirinya tidak akan mengintervensi profesi pribadi para kader partai Hanura.

"Apalagi memanfaatkan posisi profesi mereka guna kepentingan politik," tegasnya.

Mengenai tudingan sakit hati karena telah kalah dua kali dalam Pilpres, Wiranto juga membantah. Wiranto membantah telah melakukan langkah-langkah kotor untuk mengkritisi pemerintahan SBY.

"Walaupun sudah pensiun namun para mantan perwira masih memiliki jiwa Sapta Marga. Silakan bertanya kepada para mantan Jenderal di partai Demokrat termasuk SBY yang lebih mengenal saya ketimbang Ramadhan," tutupnya.

Ramadhan Pohan sebelumnya menuding bahwa Wiranto adalah sosok dibelakang aksi-aksi menentang pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Ramadhan menilai Wiranto merasa sakit hati setelah 2 kali kalah dalam pertarungan Pemilihan Presiden (Pilpres).

Ramadhan juga menuding Elza Syarif yang juga salah satu Ketua DPP Hanura membawa misi partai dalam membela Nazaruddin. Elza pun membantah keras tudingan tersebut dan mengatakan dirinya bekerja profesional dalam membela kliennya.

(ega/mad)


Berita Terkait