"Kelemahan Demokrat enggak punya televisi," kata Anas diiringi derai tawa panjang usai acara di Monas, Jakarta, Sabtu (3/3/2012).
Anas kembali balik menuding bahwa Nazaruddin yang bohong dan mengumbar fitnah bagi dirinya. Anas pun kembali menyampaikan bantahannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anas menjelaskan, walau terus digempur dengan isu miring, yang penting kegiatan Demokrat bisa jalan terus. Artinya aktifitas partai tetap berputar terus.
(ndr/aan)











































