Pengeroyokan terjadi di Jalan AP Pettarani, Makassar, Jumat (2/3/2012). Saat itu, mahasiswa berkonvoi usai menggelar unjuk rasa di kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, di Jalan Urip Sumoharjo.
Tak diketahui jelasnya, Adi dan Hong, dua pengendara sepeda motor itu, dikeroyok hingga tercebur di selokan, persis di depan Rumah Sakit Paru-paru Sulsel. Keduanya mengalami pendarahan di mulut akibat hadiah bogem mentah dari para anggota Makar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Koordinator Lapangan Makar, Zulkarnaen, yang ditemui detikcom mengatakan pihaknya akan bertanggung jawab atas aksi pengeroyokan yang dilakukan para anggotanya. Ia mengaku tidak mengetahui penyebab keberingasan anggota-anggotanya. "Saya tidak melihat anggota saya bersenggolan dengan pengendara lainnya, kami akan menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan," ujar Zulkarnaen.
Sang korban, Adi yang ditemui detikcom juga mengaku tidak tahu alasan pengeroyokan yang dilakukan para mahasiswa yang membawa poster dan pengeras suara ini.
(try/nrl)











































