BNN: Tidak Mudah Mengubah Kampung Ambon

BNN: Tidak Mudah Mengubah Kampung Ambon

- detikNews
Jumat, 02 Mar 2012 15:34 WIB
BNN: Tidak Mudah Mengubah Kampung Ambon
Jakarta - Setiap mendengar nama Kampung Ambon, Cengkareng, yang terlintas dalam benak kita adalah kawasan cadas, dipenuhi pemadat, dan berseliwerannya transaksi narkoba. Selain itu, kawasan tersebut menutup pintu bagi orang asing yang mereka tidak kenali.

Sebagai instansi yang fokus memerangi sindikasi narkotika, tentunya ini menjadi pekerjaan rumah Badan Nasional Narkotika (BNN) yang tidak bisa dianggap enteng. Kampung Ambon dengan segudang cerita diakui BNN sulit untuk ditembus.

"Mereka membentuk komunitas tertutup, tidak mudah untuk masuk ke sana," kata Direktur Pengejaran dan Penindakan BNN, Brigjen Pol Benny Joshua Mamoto, saat ditemui di Mabes Polri, Jumat (2/3/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kesulitan yang dirasakan tersebut, Benny menjelaskan, warga membangun sistem pertahanan untuk memproteksi kegiatan Kampung Ambon. Ditambah lagi karakteristik warga yang homogen di mana satu warga dengan lainnya membangun soliditas antar kelompok dalam menguatkan sistem pertahanannya.

Benny menuturkan, pihaknya telah berupaya melakukan segala cara untuk merubah stigma Kampung Ambon dari kawasan cadas menjadi kawasan produktif. Upaya yang dilakukan dari mulai tindakan represif sampai dengan persuasif.

Pendekatan persuasif dilakukan dengan cara merubah kegiatan para bandar dengan membuatkan warung sebagai bekal kehidupan sebagian warga. Namun hal itu rupanya tidak membuahkan hasil maksimal.

"Kita ada program di sana, tapi belum maksimal. Tidak mudah merubah mindset orang-orang dari bermalas-malasan dapat uang dengan cara tidak mengeluarkan keringat menjadi usahan legal," jelas Benny.

Jenderal bintang satu yang malang melintang berkarir di penanganan terorisme dan interpol ini mengakui, suburnya distribusi dan penggunaan narkotika di Kampung Ambon tidak lepas dari peran oknum aparat kepolisian.


(ahy/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads