"Luka di kepala keduanya (korban meninggal)," kata petugas jaga kamar jenazah RS Graha Kedoya, Farid, saat dihubungi detikcom, Jumat (2/3/2012).
Farid tidak mengetahui persis apakah luka fisik itu yang menyebabkan kedua korban meregang nyawa. Menurutnya, sebelum dibawa ke kamar jenazah, korban sempat dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait luka di kepala korban, Farid menduga itu lantaran terbentur benda keras. Mengingat korban jatuh dari motor yang menabrak separator busway.
"Kemungkinan benturan di aspal," ujar Farid.
Diketahui, kedua korban meninggal itu adalah AF (13) dan KA (14). Kedua korban telah dibawa pulang oleh keluarganya, dini hari tadi.
"Jam 2-an sudah dibawa keluarga," terang Farid.
Seperti diberitakan, kecelakaan tunggal pengendara motor Honda Beat nopol B 3405 BEI yang diboncengi dua temannya terjadi sekitar pukul pukul 22.30 WIB, Kamis (1/3). Diduga pengendara kehilangan kontrol atas motornya lalu menabrak separator busway di Jalan Panjang, Jakarta Barat. Akibatnya, dua orang yang diboncengi pun tewas. Ketiga korban merupakan santri di Pesantren Asshiddiqiyah.
(ans/nvc)











































