"(Razia di Pelabuhan Tanjung Priok) itu razia preman," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, saat dihubungi detikcom, Kamis (1/3/2012).
Seperti diketahui, Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggelar razia antisipasi premanisme di Pelabuhan. Dalam pemeriksaan terhadap penumpang KM Ciremai yang memiliki rute Ambon-Jakarta, petugas menyita minuman keras hingga parang. Namun, pihak kepolisian belum menemukan adanya keterkaitan pemilik barang sitaan dengan kelompok tertentu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, sebanyak 200 personel gabungan Polres Pelabuhan Tanjung Priok dan Brimob menggelar razia terhadap penumpang KM Ciremai. Penumpang kapal yang berjumlah 300 orang diperiksa menggunakan X-ray.
Dalam pemeriksaan itu, terdapat 4 orang penumpang yang membawa miras Cap Tikus. Miras ini disimpan dalam jerigen dan juga botol plastik berukuran 1 liter. Selain miras, petugas juga menemukan penumpang yang membawa 20 buah parang yang belum diberi gagang. Parang-parang ini disimpan dalam koper dengan dibungkus oleh koran. Petugas yang curiga kemudian membuka koper dan ternyata berisi parang. Penumpang yang terjaring razia kemudian didata dan miras yang didapat disita petugas.
(ans/nvc)











































