Polisi Riau Tangkap 3 Petugas Bandara Merangkap Pencuri
Selasa, 03 Agu 2004 16:56 WIB
Pekanbaru -
Polda Riau menangkap tiga petugas Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. Mereka terbukti melakukan pencurian barang bagasi milik penumpang pesawat Lion Air.Para petugas bandara itu berkerja di bagian Ground Handling yang juga melibatkan pihak PT Angkasa Pura Pekanbaru. Demikian penjelasan Kapolda Riau Brigjen Deddy S Komaruddin kepada wartawan Markas Brimob Polda Riau, Jl KH Ahmad Dahlan, Pekanbaru, Selasa (3/8/2004).Namun Kapolda enggan menyebutkan nama ketiga tersangka tersebut. Dia hanya mengatakan ketiganya berinisial, SS, HR, dan SR. "Kita sudah menangkap tiga petugas bandara itu. Mereka kita tangkap karena mengambil uang penumpang sebesar Rp 30 juta dalam sebuah tas di bagasi," katanya.Deddy menjelaskan, pencurian tersebut dialami oleh dua orang warga Jakarta yang akan berangkat ke Batam melalui Pekanbaru pada 31 Juli 2004 lalu. Kedua penumpang tersebut menggunakan pesawat Lion Air sekitar pukul 12.00 waktu setempat. Tapi setelah di Bandara Hang Nadim Batam mereka terkejut karena uang di dalam tas mereka tidak ada lagi.Pemilik lalu melaporkan ke pihak Bandara Hang Nadim. Dari laporan itu, bandara mengklarifikasi ke Bandara Pekanbaru. Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata ada permainan antara petugas pengangkut barang dengan petugas bandara untuk mengambil uang tersebut."Sekarang tiga petugas bandara itu kita tahan di Polsek Bukit Raya Pekanbaru,"katanya.Deddy memperkirakan bahwa pencurian tersebut terjadi karena ada kerjasama antara petugas pemeriksa barang di bagian x-ray dengan para portir di bagian Ground Handling Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. Hal itu terjadi karena petugas di bagian x-ray memberitahukan adanya barang-barang berharga milik para penumpang kepada para portir di bagian Ground Handling.Kepala PT Angkasa Pura Cabang Pekanbaru Sutrisno mengatakan, pihaknya tidak terlibat langsung dalam aktivitas pelayanan jasa bagian Ground Handling Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru tersebut. Sebab, pelayanan jasa di bagian Ground Handling itu dilakukan perusahaan yang ditunjuk maskapai-maskapai penerbangan yang beroperasi di Pekanbaru. "Kami tidak terlibat langsung dalam pencurian itu," tandasnya.Sementara itu sejumlah informasi menyebutkan kedua orang asal Jakarta yang menjadi korban pecurian petugas Bandara Sultan Syarif Kasim itu merupakan anggota Polri. Kedua korban itu bertugas di Mabes Polri yang akan melaksanakan kunjungan kerja ke Batam.
(nrl/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































