Elisa Lumbantoruan, salah seorang direktur Garuda, membenarkan adanya delay penerbangan dari Jakarta sebagai dampak pembaruan sistem itu. Lama delay hingga sore ini sudah semakin berkurang, karena sistem baru sudah berhasil dilakukan.
Menurut Elisa, Garuda melakukan pemindahan sistem baru untuk sistem reservasi (reservation system) dan sistem kontrol keberangkatan (departure control system). Sebelumnya, pada tahun 2010 lalu, Garuda sudah melakukan pembaruan crew management system yang pada saat itu sempat membuat kacau balau penerbangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun karena penerbangan Garuda pada pagi hari sangat padat, lanjut Elisa, hingga saat ini delay masih terjadi, terutama untuk pesawat dari Bandara Cengkareng. "Sampai sekarang masih ada dampaknya, terutama yang dari Cengkareng. Di luar Jakarta, dampaknya sangat sedikit, tapi yang dari Jakarta, terjadi delay antara 30-60 menit. Yang pasti tidak ada cancellation (pembatalan)," terang Elisa.
Pihak Garuda sudah mengantisipasi dampak dari perbaruan sistem ini sebelumnya dengan membuat pengumuman di media-media massa dan juga website Garuda. Karena itu, para penumpang Garuda juga tidak terlalu terkejut dengan kejadian ini.
Manajer Humas PT Garuda Indonesia Ikhsan Rosan juga memberikan keterangan senada. "Beberapa keterlambatan pagi tadi rata-rata 30 menit dan di bawah satu jam," kata Ikhsan.
(asy/nrl)











































