"Pada tanggal 28 Februari kita sudah menginformasikan migrasi sistem ini di Kompas, Bisnis Indonesia dan Jawa Pos. Ada peningkatan layanan di sistem reservasi dan tiketing. Mulai dari tanggal 29 Februari kemarin pukul 9 malam, sampai 1 Maret pukul 04.00 WIB," ujar VP Corporate Communication Garuda Indonesia, Pujobroto ketika dikonfirmasi detikcom, Kamis (1/3/2012).
Saat berpindah dan mulai menyalakan sistem kembali, Pujo mengatakan memang agak lambat sehingga berpengaruh pada proses check in. Hal ini diakui menyebabkan beberapa penerbangan terlambat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Migrasi sistem ini, jelas Pujo, untuk meningkatkan pelayanan pada penumpang. Bila sekarang ada city check in, nantinya bisa check in melalui telepon selularnya, kemudian bisa memesan tempat duduk dan jenis makanan apa yang bisa dipesan.
"Jadi profil penumpang sudah diketahui. Untuk fleksibilitas penumpang juga," tutur Pujo.
(/)











































