Terjatuh Saat Menyumpah 6 Hakim Agung, Harifin Trauma Setahun

Biografi Harifin Tumpa

Terjatuh Saat Menyumpah 6 Hakim Agung, Harifin Trauma Setahun

Andi Saputra - detikNews
Kamis, 01 Mar 2012 12:07 WIB
Terjatuh Saat Menyumpah 6 Hakim Agung, Harifin Trauma Setahun
Jakarta -

Masih ingat Ketua Mahkamah Agung (MA) Harifin Tumpa terjatuh saat melantik 6 hakim agung pada Desember 2008 silam? Ternyata hal tersebut membuat kakek 6 cucu ini trauma untuk tampil di tempat umum selama satu tahun lamanya.

Apalagi, peristiwa jatuhnya Harifin tersebut terjadi saat penggodokan UU pembatasan usia hakim agung dari 67 tahun menjadi 70 tahun. Padahal, Harifin saat itu sudah berusia 66 tahun.

"LSM melakukan kritik yang sungguh menyakitkan, yang pada intinya tidak pantas orang yang sudah tua memimpin MA," kata Harifin dalam buku biografi "Pemukul Palu dari Delta Sungai Walanea" halaman 266 seperti dikutip detikcom, Kamis (1/2/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Polemik batasan usia ini menjadi-jadi saat anak dari Pung Andi Tumpa itu terjatuh saat melantik 6 hakim agung di kantor MA. Kaki kiri Harifin kehilangan kekuatan dan saya terjatuh karena kehilangan keseimbangan.

"Namun saya tidak sempat jatuh sampai di lantai," kata Harifin.

Ternyata peristiwa tersebut membuat trauma Harifin. Ditambah dengan kritikan dari masyarakat yang menilai hal tersebut menunjukkan tidak tepat hakim agung hingga berusia 70 tahun.

"Peristiwa tersebut dibesar-besarkan orang. Mereka bertambah yakin bahwa Harifin tidak mampu lagi untuk memimpin MA. Peristiwa itu menimbulkan trauma. Setiap saya tampil di muka umum, selalu ada kekhawatiran jatuh lagi," ungkap buku yang ditulis oleh Sekretaris MA, Nurhadi, ini.

Adapun 6 hakim agung yang dilantiknya yakni Suwardi, Takdir Rahmadi, Syamsul Ma'arif, Andi Ayyub Saleh, Djafni Djamal, dan Mahdi Soroinda Nasution. Hadir dalam acara ini Ketua MK Mahfud MD dan pimpinan KY Soekotjo Soeparto.

"Tetapi setelah melewati satu tahun, kekhawatiran tersebut sirna," tulis buku yang juga menampilkan foto detikcom saat Harifin terjatuh.

Atas jatuhnya Harifin, banyak pihak memberikan respons negatif. Salah satunya Indonesia Corruption Watch (ICW) yang menyarankan pensiun dini. "Kalau tidak sehat, pensiun dini saja," kata anggota badan pekerja ICW Emerson Juntho dalam siaran pers saat itu.

(asp/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini