"Ini jelas teror. Ini menganggu kinerja anggota DPR dan merusak citranya juga," kata Wakil Ketua FPD DPR, Ramadhan Pohan, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (29/2/2012).
Teror semacam ini mestinya tidak boleh terjadi. Ramadhan berharap, tak ada lagi tamu tak diundang tembus ke ruang anggota DPR.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ramadhan berharap polisi mengusut tuntas tindakan ini. Agar tak ada lagi teror terhadap anggota DPR.
"Jelas polisi harus mengusut teror ini. Motivasinya harus jelas, jangan percaya ada datang cuma untuk menagih hutang,"tandasnya.
Ruang rapat Sutan Bhatoegana dirusak oleh orang bernama Akbar yang mengaku disuruh adik M Nazaruddin, Hasyim, pada Selasa (28/2) kemarin. Dalam pengakuan kepada petugas, Akbar mengaku diminta menagih uutang.
Sutan Bhatoegana sendiri mengaku tak punya masalah dengan Akbar dan Hasyim. Sutan mengaku tak punya hutang dengan orang-orang tersebut.
(van/nwk)











































